<data:blog.pageTitle/>

This Page

has moved to a new address:

https://lagilagi.in

Sorry for the inconvenience…

Redirection provided by Blogger to WordPress Migration Service
Lagi-Lagi In - Media nyentrik, minim intrik, sedikit menggelitik.

Thursday, February 6, 2020

Bukan Sekadar Perayaan, Sejarah di Balik Telur Paskah

Saat Paskah, telur menjadi bintang acara dalam berbagai kegiatan yang diadakan sekolah minggu. Telur-telur dihias dengan cat dan ornamen warna-warni; sebagian disembunyikan di semak-semak untuk bermain petak umpet telur.

Tidak hanya itu, Telur Paskah juga kerap menghiasi kartu-kartu ucapan, sudut-sudut ruangan, atau bingkisan yang diberikan bersama cokelat dan manisan. Kehadirannya menjadi simbol yang tidak bisa dipisahkan dari sukacita Hari Raya Paskah.

Sampai sini, kamu mungkin sudah merasa akrab dengan perayaan paskah. Tapi, tahukah kamu darimana tradisi tersebut berawal?

Ilustrasi Telur Paskah (sumber: mashable.com)


Sejarah Telur Paskah


Pada abad-abad pertama kekristenan, Paskah selalu jatuh bersamaan dengan musim semi. Kaum Indo-Eropa biasa menyambut musim ini dengan membagi-bagikan telur sebagai simbol kuno kehidupan baru.

Budaya yang telah telah berlangsung sejak abad ke-13 ini memang erat kaitannya dengan kaum Pagan dalam merayakan berakhirnya musim dingin. Sebab itu, budaya ini sempat ditolak namun sulit dihapus mengingat kehadirannya selalu bertepatan dengan musim semi.

Kendati demikian, telur diyakini sebagai simbol pengorbanan dan kebangkitan Yesus. Melihat makna Telur Paskah dalam persepktif Kristen, gereja akhirnya menerima tradisi membagi-bagikan telur di Hari Paskah.

Tradisi menghias Telur Paskah tercatat dalam cerita Raja Edward I dari Inggris (1307) yang meminta pelayannya untuk merebus 450 telur menjelang Hari Paskah. Telur-telur tersebut kemudian diberi warna dan dihias sedemikian rupa untuk dibagikan ke keluarga kerajaan.

Telur Paskah berwarna merah. (sumber: discovergreece.info)

Beberapa negara memiliki cara khusus dalam menghias Telur Paskah. Untuk menghormati darah Kristus, orang-orang Suriah, Yunani, dan Kasdim biasa mewarnai Telur Paskah dengan warna merah.

Sementara di beberapa negara Eropa Tengah, telur-telur biasa dikeluarkan isinya menggunakan jarum suntik, kemudian dihias kulitnya dan diberikan kepada anak-anak untuk permainan.

Permainan yang paling populer di Hari Paskah ialah berburu dan menggelindingkan telur. Bahkan, Amerika Serikat secara resmi mengadakan White House Easter Egg Roll, perlombaan menggelindingkan telur hias rebus yang rutin diadakan pada Senin setelah Minggu Paskah.

Terakhir, Presiden Trump turut menyambut acara White House Easter Egg Roll. Mau lihat aksi serunya? Ini dia videonya:





Sumber: Wikipedia, History

Labels:

Tuesday, February 4, 2020

Saat Kapal RMS Titanic Harus Rela Melepas Gelarnya

Paling kuat, paling mewah, dan "tidak mungkin bisa tenggelam", itulah gelar yang disematkan kepada kapal RMS Titanic. Banyak orang yang mempercayai klaim tersebut sampai sebuah petaka bersejarah 15 April 1912 tiba dan membuat kapal tersebut harus rela melepas gelarnya.

Kepanikan terjadi tepat sepuluh menit sebelum tanggal kejadian, saat "The Unsinkable" Titanic menabrak gunung es di Atlantik Utara pada pelayaran perdananya dari Southampton, Inggris, menuju New York City.

Tabrakan tidak bisa dihindari karena berbagai macam tudingan kepada kapten dan awak kapal yang, sayangnya, ikut tenggelam bersama kapal paling mewah milik White Star Line.


Tenggelamnya RMS Titanic pada 15 April 1912 (sumber: historic-uk.com)


Sayap kanan kapal itu koyak menghancurkan 6 kompartemen, sementara kapal tersebut dirancang untuk tetap mengapung hanya jika 4 kompertemennya saja yang rusak.

Pada saat itu, Kapten E.J. Smith yang memimpin pelayaran memerintahkan Kapten Perwira Wilde menyiapkan sekoci dan mengevakuasi sebagian penumpang ke dek kapal. Namun, kurangnya prosedur darurat membuat evakuasi tidak bisa berjalan dengan lancar.

Perempuan dan anak-anak kelas satu menjadi prioritas dalam proses evakuasi, sedangkan penumpang kelas tiga bahkan tidak diizinkan untuk naik ke dek kapal.

Tidak hanya itu, kepongahan pembuat kapal Harland & Wolff dan J. Bruce Ismay yang menganggap Titanic mustahil tenggelam membuat kapal tersebut hanya menyertakan sekira 20 sekoci dengan kapasitas 
1.178 orang sementara Titanic memiliki lebih dari 2.200 penumpang.

Melihat bobotnya, yaitu perkiraan panjang 269 meter dan tinggi 30 meter, Titanic memang nampak bersahaja dan tidak bisa ditaklukan. Kapal ini dibagi menjadi 16 kompartemen pada lambungnya dan dapat bergerak dengan kecepatan maksimal 30 knot.



Kapten E.J. Smith (sumber: youtube.com)

Rancangan itu berhasil mengangkat wajah Titanic menjadi kapal paling mewah, paling cepat, serta paling kuat saat pertama kali diluncurkan.


Naas, RMS Titanic harus rela melepas gelarnya akibat tragedi ini. Pukul 2.05 —artinya sudah 15 April— Titanic menurunkan sekoci terakhirnya. Lebih dari 1.500 orang terjun ke laut dan mati kedinginan.

Pada saat yang sama, ekor kapal mulai terangkat ke udara sampai baling-balingnya terlihat. Air membanjiri geladak, barang-barang berjatuhan, dan lampu mulai padam; meninggalkan para penumpang yang ketakutan di tengah teror kegelapan.

Akibat tidak bisa menahan beban, Titanic patah menjadi dua. Bagian depan kapal itu lebih dulu masuk ke dalam laut, meninggalkan bagian belakang yang terempas kembali ke permukaan untuk beberapa saat.

Pukul 2.20 waktu kapal, “The Unsinkable” itu harus tunduk sepenuhnya pada kekuasaan alam. Dua bagian kapal itu tenggelam ke dasar laut dengan cara yang berbeda, menyisakan 700 penumpang selamat dan 1.500 meninggal di tempat.

Sejarah baru pun terukir. Kecelakaan RMS Titanic menjadi tragedi paling diingat masyarakat dunia. Sejumlah prosedur keselamatan pelayaran ditingkatkan setelah apa yang terjadi pada kapal ini.


Tragedi kelam itu tak hanya menenggelamkan kapalnya yang terkenal. Sejumlah tokoh terkenal pun ikut terseret tewas di dalamnya. 


Berikut adalah tiga tokoh terkenal dalam kecelakaan kapal Titanic, seperti dilansir Tuminesia dari Anglotopia:


1. John Jacob Astor IV



John Jacob Astor IV (sumber: anglotopia.net)

John Jacob Astor IV adalah seorang jutawan Jerman-Amerika yang mencetak kekayaannya dalam bisnis real estat dan merupakan cucu besar John Jacob Astor, pendiri Waldorf Astoria Hotel di New York. Mengikuti pedoman wanita dan anak-anak terlebih dahulu, istri Astor IV berhasil mencapai sekoci dan selamat, tetapi Astor tidak, dan meninggal pada usia 47 tahun.



2. Isidor Straus


Isidor Straus (sumber: anlotopia.net)

Isidor Straus merupakan pemilik toko serba ada Macy. Seorang keturunan bangsa Yahudi, Jerman, dan Amerika yang juga menjabat beberapa saat sebagai anggota DPR di Amerika Serikat.

3. Pengiring Musik saat Titanic Mulai Tenggelam

Tugu peringatan kematian 8 orang pengiring musik
saat kapal Titanic tenggelam. (sumber: anglotopia.net)

Dipimpin oleh band master dan pemain biola Wallace Hartley, mereka duduk di dek dan memainkan musik untuk mencoba meyakinkan para penumpang ketika mereka turun ke sekoci. Lagu terakhir yang mereka mainkan ialah My God, To Youre, atau waltz yang disebut Autumn. Sekitar 40.000 orang berbaris di rute menuju pemakaman Hartley di Colne, Lancashire, dan sebuah plakat biru ditempatkan di rumahnya.

Bagaimana salah satu kejadian bersejarah, saat kapal RMS Titanic ini tenggelam:




Setelah mengetahui sedikit perihal sejarah tenggelamnya kapal RMS Titanic, mari kamu baca juga: 

3 Faktor Mengapa RMS Titanic Tenggelam


Sumber: History, Titanic Ecyclopedia, Anglotopia

Labels:

3 Faktor Mengapa Kapal Titanic Tenggelam

Sudah 106 tahun berlalu saat RMS Titanic tenggelam pada 15 April 1912. Kendati demikian, sejumlah pertanyaan masih berkutat pada:

Mengapa Titanic tenggelam?



Ilustrasi bagian kapal RMS Titanic (foto: id.wikipedia.org)

Kejadian yang merenggut lebih dari 1.500 nyawa ini telah dibahas berkali-kali dan tetap menjadi perbincangan yang menarik. Tidak ada yang menyangka bahwa kapal dengan kisaran panjang 269 meter, tinggi 30 meter, dan bobot 52.300 ton ini takluk saat pelayaran perdananya dari Southampton, Inggris, ke New York City.

Sebelum berlanjut, sebaiknya kamu baca: Saat Kapal RMS Titanic Harus Rela Melepas Gelarnya

Bagaimana tidak mengherankan? Para petinggi White Star Line sebelumnya menggadang-gadang kapal ini sebagai “The Unsinkable”. Kapal perdana yang memakai teknologi state-of-the-art, termasuk panel kontrol listrik canggih, empat lift, dan sistem komunikasi nirkabel yang mendukung Kode Morse.

Karenanya, para ahli selama bertahun-tahun meneliti bagaimana tragedi ini bisa tejadi dan tidak dapat memilih salah satu penyebab tenggelamnya kapal Titanic. Mereka percaya bahwa yang terjadi ialah kompilasi kebetulan.

Tuminesia mencoba merangkum sejumlah faktor dari berbagai sumber. Berikut tiga faktor mengapa RMS Titanic tenggelam.

1. Fatamorgana

Ilustrasi cuaca yang tidak baik saat kapal Titanic berlayar. (sumber: marineinsight.com)

Tepat satu abad ketika Titanic tenggelam (2012), sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui mengapa tragedi ini dapat terjadi. Penelitian pertama menunjukan bahwa pelayaran terjadi saat jarak Bumi, Bulan, dan Matahari saling berdekatan, menghasilkan gelombang pasang yang meningkatkan apungan es di Atlantik Utara.

Sedangkan, studi kedua dilakukan oleh sejarawan Tim Maltin yang menemukan adanya kondisi atmosfer yang ia sebut sebagai refraksi. Refraksi menciptakan ilusi optik (fatamorgana) yang membuat pengintai tidak bisa melihat gunung es dengan jelas.

Fatamorgana juga diklaim sebagai penyebab awak kapal California yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian tidak menyadari sesaat ketika Titanic mulai tenggelam. Mereka berpikir, kapal itu hanya sedang berlayar pergi.

2. Pengintai Tidak Memiliki Teropong

Ilustrasi awak kapal dengan binokular. (sumber: pinterest.com)

Dalam sebuah video “Sinking of the Titanic” diceritakan bahwa petugas jaga David Blair lupa memberikan kunci tempat teropong disimpan saat dirinya dipindahtugaskan sesaat sebelum kapal berangkat.

Pada 11:40, 10 menit sebelum terjadi tabrakan, pengintai baru bisa melihat gunung es dengan mata telanjang dan segera mengirim peringata, “Iceberg, right ahead!”

Keberadaan teropong diprediksi dapat menghindari Titanic dari kecelakaan (tonton videonya di bagian penutup artikel ini).

3. Kurangnya Sekoci dan Prosedur Penyelamatan

Ilustrasi sekoci saat kapal Titanic tenggelam. (sumber: teen.co.id)

Kepercayaan diri pembuat kapal, Harland & Wolff dan J. Bruce Ismay membuat Titanic berlayar tanpa sekoci yang cukup. Kapal yang membawa sekira 2.200 penumpang itu hanya dilengkapi dengan 20 sekoci berkapasitas sekira 1.178 orang yang diberangkatkan seringnya tanpa terisi penuh. Sekoci-sekoci itu berlayar dengan 400 kursi kosong dan membiarkan 1.500 orang mati kedinginan.

Tonton juga bagaimana RMS Titanic bisa tenggelam:



Sumber: Youtube.com, History.com

Labels:

Thursday, July 18, 2019

Pilih dan Rawat Kaos Kakimu Dengan Baik

Tips memilih dan merawat kaos kaki


Jangan anggap remeh kaos kaki, kalau tidak dirawat, bisa jelek banget kalau dipakai. Apalagi kalau warnanya gak sesuai dengan warna celana, bakal aneh banget dilihat.

→ Yang lagi in: Kaos Art Kudesain

Untuk itu, berikut telah kami rangkum untukmu, padu padan nan kece dan cara merawat kaos kaki yang baik.

"One can never have enough socks," kata J.K. Rowling (Albus Dumbledore in Harry Potter)

1. Gunakan Bahan yang Tepat


cara memilih dan merawat kaos kaki


Gunakanlah bahan yang tepat sesuai kebutuhan. Kenakan bahan sesuai cuaca, seperti katun contohnya, yang cocok untuk wilayah tropis seperti Indonesia karena mudah menyerap keringat.

2. Gunakan Motif dan Warna yang Sesuai


Tips memilih dan merawat kaos kaki


Pakailah kaos kaki yang mendukung gaya dan komposisi warna dari pakaianmu. Contoh, gunakan kaos kaki berwarna atau bercorak saat mengenakan celana polos agar terlihat makin kece.

→ Baca Lagi: Buat Cewek-Cewek, Rambut Tebal Itu Mudah!

3. Perhatikan Kebersihannya


cara Tips memilih dan merawat kaos kaki


Jangan pakai kaos kaki yang sudah buluk atau kotor, ingat kebersihan itu penting. Rajin-rajinlah ganti kaos kaki, kalau dipakai terlalu lama, bakteri atau kuman bisa menumpuk di kaos kaki dan itu sama sekali tidak sehat.

4. Simpanlah Dengan Benar


cara, simpan, pilih, Tips memilih dan merawat kaos kaki


Demi menjaga kebersihan dan kualitas, simpanlah kaos kakimu dengan benar di tempat yang tidak lembab dan tertutup. Kaos kakimu bisa tahan lama kalau disimpan dengan benar, kalau perlu gunakan kapur barus juga.

Baca artikel lainnya di kanal LIFESTYLE atau tulisan yang lagi in lainnya hanya di Lagi-Lagi Media.

Follow Instagram #LagiLagiMedia

Labels: , ,

Tuesday, July 16, 2019

Pulau Ramai nan Damai di Kolombia

Sebuah pulau bernama Santa Cruz del Islote dekat pantai Kolombia sepertinya menjadi yang terpadat di bumi. Lebih dari 1.200 orang memadati wilayah seluas dua hektar itu sehingga bisa dibilang empat kali lebih padat dari Manhattan.

Foto: Charlie Cordero 

Wilayah ini diisi sejumlah rumah, gang, dan jalan kecil di dekat laut. Sakin kecilnya, mungkin tidak akan terlihat jika dilihat dari peta dunia.

Seorang fotografer, Charlie Cordero, berhasil mengabadikan kehidupan di tempat tersebut. Ia begitu tertarik karena penduduknya mengklaim pulau ini seperti surga.

Dalam karyanya dia mampu mengabadikan keanehan, semangat dan gaya hidup mereka. Tapi di sisi lain, Cordeo juga menampilkan perpaduan hidup antara kemiskinan dan kebahagiaan.

Foto: Charlie Cordero 

Adapun pulau Santa Cruz del Islote ditemukan rombongan nelayan 100 tahun lalu. Para nelayan itu sengaja mencari tempat baru karena terganggu dengan banyaknya nyamuk di tempat sebelumnya.

Setelah itu, jumlah penduduknya terus bertambah bahkan sampai memenuhi pulau tersebut. Penduduk setempat mengatakan, jarang terjadi kejahatan atau kekerasan meski pulau ini begitu tertutup.

Foto: Charlie Cordero 

Foto: Charlie Cordero 

Mereka menghabiskan hari-hari dalam ketenangan dan relaksasi. Sebagian besar pendapatan mereka berasal dari pariwisata dan memancing.

Tapi dalam beberapa hal, kesulitan tak bisa dihindari bagi sebuah kelompok yang hampir tidak memenuhi standar masyarakat modern. Di sana tidak ada polisi, tidak ada sistem pembuangan limbah, air bersih, dan hanya bergantung pada kiriman angkatan laut Kolombia.

(post-ads)

Karena itu juga, tidak ada mayat yang dikubur di pulau itu. Mereka akan menguburkannya di pulau-pulau kecil terdekat.

Untuk pendidikan, anak-anak di sana juga hanya mampu bersekolah sampai usia 16-17 tahun. Sisanya, mereka harus berani merantau untuk melanjutkan kuliah.

Foto: Charlie Cordero 

Juvenal Julio, keturunan pendiri Islote, menyatakan bahwa pulau ini adalah utopia. 

"Hidup di sini tenang dan menyenangkan. Kami tidak memiliki kekerasan, tidak membutuhkan polisi, semua saling mengenal, dan kami menikmati hari-hari kami, " katanya kepada Toronto Star.

Dalam foto-foto itu, Cordero berhasil menggambarkan bagaimana penduduk di sana saling membantu. Mereka bekerja sama untuk tidak masuk ke dalam kekacauan.

Foto: Charlie Cordero 

Baca artikel lainnya di kanal Places atau tulisan yang lagi in lainnya hanya di Lagi-Lagi Media. Follow akun kami lainnya di Instagram #LagiLagiMedia

Labels: , ,

Sunday, July 14, 2019

7 Gambar ini Bikin Salah Fokus

Gambar, foto, atau apapun yang visual memang menarik untuk dilihat. Ada yang sengaja dibuat, diabadikan, untuk bisa jadi kenangan, namun ada juga yang untuk iseng-iseng semata.

Seperti delapan gambar berikut ini, yang mungkin hanya untuk iseng-iseng saja. Sialnya, semua gambar ini memiliki persepsi sendiri dan membuat salah paham. Mau lihat? Scroll ke bawah dan jangan sampai salah!


1. Apa yang kalian lihat? tenang aja itu kaki kok.



sumber:yukkepo.com

2. Ini bukan kacang panjang, cuman jok kok..

sumber:yukkepo.com

3. Bukan belahan p. Cuman lengan


sumber:yukkepo.com

4. Ini sikut kok.

sumber:wajibbaca.com

5. Ini Jempol Tangan


sumber:wajibbaca.com

6. Ini orang lagi berenang bareng ikan, bukan ikan yang punya tangan

sumber:palingseru.com

7. Adeknya lucu mukanya, cuman harus detil liatnya

sumber:palingseru.com


Nah bagaimana, ada yang tertipu? Atau salah persepsi? Hikmahnya, tetap berfikir jenih ya :v

Baca Juga: 
Kisah Di Balik Remaja Bawa Motor Pakai Motor
- Gorila-Gorila ini Selfie Kayak Selebgram
- Kompilasi Tingkah Caleg Gagal, Ada yang Jual Ginjal

Labels:

Tuesday, July 2, 2019

Apa Salahnya Jadi Manusia Bertopeng?

Suatu kelucuan membuat saya terbelalak ketika  ada yang mempermasalahkan “topeng” kepribadian seseorang. Entah mau marah atau apa, tapi jadi kasihan melihatnya, karena dia tidak tahu bahwa sesungguhnya manusia pasti bertopeng. Sekali lagi saya tegaskan, manusia pasti bertopeng.

Sedikit cerita, si Budi kesal dengan Rido karena membicarakannya di belakang. Apalagi, Rido menjelek-jelekkannya. Budi pun mencap Rido sebagai manusia bertopeng dan kurang ajar. Suatu hari, Budi diajak main sama Rudi. Karena tidak enak, akhirnya Budi pun ikut main dan tertawa bersama.

Jadi, siapa yang bertopeng?




Gambar di atas sedikit merepresentatif kekesalan saya terhadap orang-orang yang norak dengan ketopengan. (Makasih Kane, lu sudah membuat gw tertawa terbahak-bahak).

Banyak yang bilang dan pepatah bilang, ‘Be Yourself’. Yang maksudnya ialah, jadilah diri sendiri. Apa maksudnya jadi diri sendiri? Ya menjadi diri sendiri. Maka kata ini kurang tepat.

Lebih tepat, jadilah apa yang kita mau. Lalu apa yang kita mau? Entah itu menjadi seorang yang dipandang baik/lucu/manis/jelek --sesuai keinginan kita-- dihadapan orang lain. Maka dari itu, apakah kita bisa menjadi diri sendiri?

*Bagus Kane, lu sudah menggambarkan lagi ekspresi gw ketika melihat orang berkata jadilah diri sendiri.*

Mengenakan topeng kepribadian adalah fitrah setiap manusia. Sebagai mahluk yang hidup yang berakal dan berbudi, kehadiran topeng menjadi penting demi membangun konstruksi perilaku yang unik, berbeda, satu sama lainnya.

Kehadiran topeng, dapat membuat manusia nyaman untuk berinteraksi sesuai tempatnya. Seperti di kantor, maka bertopenglah seperti pekerja baik; di rumah, maka bertopenglah seperti kesayangan mamah; di jalanan, maka bertopenglah selayaknya anak jalanan; dan lain sebagainya.

Fenomena topeng kepribadian itu pun dipraktikan secara harfiah oleh orang-orang Jepang, dengan nama Zentai. Jika kalian tidak malas untuk mencari di google image, maka dapat ditemukan orang-orang yang sengaja menutupi seluruh tubuhnya dengan bahan semacam kain lentur dari kaki hingga ke wajah.


Apakah Anda tahu mengapa mereka melakukan itu? Karena mereka merasa “gerah”, penat, dan tertekan dengan rutinitas yang membebani kehidupan sehari-hari. Untuk itu, mereka pun tidak mau terlihat “jelek” di antara orang-orang lain. Akhirnya, lahirlah komunitas Zentai. Hasilnya, mereka lebih bergairah mengeskpresikan segalanya, baik gerak lekuk tubuh dan sebagainya yang mereka ingin lakukan atau ekspresikan.

Sama halnya dengan manusia pada umumnya, yang sejujurnya tak bisa menjadi diri sendiri selama masih ada orang lain. Lebih tepatnya, manusia hanya bisa memilih ingin menjadi apa, untuk bisa dianggap apa di mata orang lain.

Baca Juga: Apakah Cantik Itu Relatif?

Seorang psikolog bernama Gordon W. Allport, menegaskan bahwa pada hakekatnya, kepribadian itu tak lain merupakan suatu rangkaian organisasi dinamis dari sistem psiko-fisik individu, yang berfungsi untuk mengkonstruksi pola-pola penyesuaian dirinya yang unik terhadap lingkungannya.

Dengan demikian bisa dipahami dengan bertopeng, manusia justru merasa bisa menjadi apa yang mereka mau terlepas dari beban psikologik yang bersumber dari tuntutan rutinitas kerja, kekangan tradisi, maupun kesumpekan tatanan kehidupan bermasyarakat. Maka, jangan lagi ada marah-marah karena tidak terima banyak manusia bertopeng.

Hal ini pun sudah direfleksikan secara mendalam oleh Ellias Canetti, filsuf asal Bulgaria, dalam bukunya berjudul Crowds and Power (1984). Baginya, manusia itu seperti juga ulat dan kupu-kupu, adalah mahluk yang dapat bermetamorfosis.

Artinya, manusia adalah mahluk tolol dan dungu yang bisa terus berubah, tidak konsisten akan satu identitas saja, tetapi terfragmentasi dalam lapisan-lapisan dirinya, yang muncul satu demi satu tergantung kondisi yang ia hadapi. Yang pasti ya, buat yang merasa masih mempermasalahkan ketopengan seseorang, nih saya jelaskan, topeng apapun yang dikenakan, maka orang itu akan melebur dengan topeng itu, suka ataupun tidak.

Jadi, jika kalian tetap kekeuh dengan be yourself. Silahkan saja. Tapi berjanjilah ketika kalian dibilang tolol dan tidak menarik, kalian tetap pada pendirian kalian: “Be yourself”. Be your Fak!

Gambar Kane biar kane:




Sumber 1, 2, 3. 4, 5  

Labels: , ,

Wednesday, June 26, 2019

Apa Salahnya Ambisius?

"Dasar ambis," kata Nunung cetus. Ia kesal melihat satu temannya sudah mengerjakan tugas, padahal Nunung sendiri belum. Akhirnya Nunung pun menjauhi temannya itu. Sementara temannya, tetap konsisten mengerjakan tugas tepat waktu dan tidak perduli dengan Nunung.

Temannya Nunung cerdas, temannya Nunung punya visi, temannya Nunung tidak sombong. Jadilah seperti temannya Nunung.

sumber gambar: greatpeoplemaker.blogspot.co.id


Pemuda sekarang, entah mengapa, lebih senang santai-santai. Melihat waktu semurah-murahnya sehingga kalau bisa cepat berlalu. "Ah capek banget. Pengen cepet-cepet nikah gw," keluh Nunung saat mengerjakan tugas yang menumpuk.

Padahal, kita sama-sama tahu bahwa waktu itu tidak bisa diputar kembali. Sementara belakangan, menjadi tepat waktu itu malah dikatai "ambis" atau ambisius. Lalu apa salahnya menjadi ambis?

Menurut paham saya, tidak ada salahnya selama masih mengikuti aturan yang berlaku. Jika saya jadi Nunung, saya pun tidak akan nyinyir mengata-ngatai "dasar ambis".

Saya pun tidak akan sewot jika banyak teman saya yang ambis. Justru itu memicu saya untuk lebih cerdas dan lebih baik lagi dalam memanfaatkan waktu. Itu akan menjadi lingkungan yang positif, persaingan yang positif, pertemanan yang positif.

Tidak ada konflik pribadi "takut dibilang ambis" atau apapun itu, yang menurut saya justru menjadi alasan untuk malas. Jadi bagi saya, justru ejekan ambis itu menyesatkan.

Saya pun tidak akan risih jika dikatai ambis. Kecuali suatu saat nanti ambis itu dilarang Undang-Undang dan saya menjadi buron karena tingkah laku ambis saya. Jika sudah seperti itu, barulah saya akan pindah negara.

Jadi, tidak perlu takut untuk dikatai ambis. Anggap mereka bodoh karena telah membuang-buang waktu.

→ Penulis Si #PeIsengMikir: @Hotlasmora

Labels: , ,

Monday, June 24, 2019

Awet Muda itu Mudah

Manusia cenderung ingin hidup lebih lama. Bisa diartikan mereka ingin tetap muda. Bukankah seperti itu pembaca? (Iya..)

Jika manusia ingin tetap muda, seharusnya mereka membuat inovasi canggih untuk mewujudkannya. Katanya, dalam seminar yang belakangan saya ikuti, ada penelitian yang bertujuan untuk membuat manusia hidup selama mungkin meski hampir mustahil karena harganya sangat mahal.

Ilustrasi (Foto: Pinterest)


Untuk itu, sepertinya sulit bagi masyarakat biasa (termasuk Anda) mewujudkannya. Lalu bagaimana solusinya? Berikut tiga tips dari Saya yang luar biasa agar Anda tetap awet muda:


1. Tidak membosankan

Bagi Saya, menjadi muda bukan hanya soal umur, tapi pikiran. Selagi belum ada penemuan yang bisa memperpanjang umur, paling tidak pikiran kita tidak termakan usia.

Ya, anak muda identik dengan keseruan dan kegilaan. Jelas bahwa untuk menjadi tetap muda, sebaiknya tidak membosankan bukan? (Iya..)

2. Tetap Ingat saat Itu

Pernahkah kalian mengingat kenangan indah saat itu? Ya saat dimana Anda begitu bahagia untuk pertama kalinya. Misal, bahagianya Anda saat menikah. Itupun kalau bahagia ya, kalau tidak, sebaiknya ganti ke topik lain. Seperti pertama kali bisa berbicara, pertama kali mengedipkan mata, atau apapun itu yang pertama kali.

Dengan mengingat hal yang pertama kali terus menerus, maka rasa bahagia itu sangat mungkin bertahan. Jadi Anda tidak akan memakai alasan bosan untuk berhenti.

(post-ads)

Misalnya seperti “Kayaknya kita udah nggak cocok deh”. Jika ada yang berkata seperti itu, berarti dia sudah tua. Tinggalkan! karena sebentar lagi ajalnya menjemput.

Ekstra Tips: Hal ini pun berfungsi buat para lelaki jika wanita kalian mulai membahas masa lalu. Seperti “Dulu kamu romantis banget kirim surat cinta mulu ke aku, kok sekarang enggak?” sambil mewek sok imut.

Jika mendapat pertanyaan mematikan seperti itu, maka kalian para lelaki sebaiknya menjawab, “Memang benar aku tidak melakukan itu lagi. Tapi semangatku masih sama seperti saat pertama mengenalmu, maka Aku mencintaimu dengan cara yang lebih baik dan lebih baik lagi,” kiamat pun batal.

3. Tetap Belajar

Anak muda identik dengan sekolah. Maka jika kalian ingin tetap berpikiran muda, belajarlah.

Umur bukan alasan untuk berhenti belajar. Orang tua pun perlu melihat perkembangan zaman agar tau cara terbaik mendidik anaknya.

Ekstra Tips: Untuk orang tua, jadilah sahabat dari teman-teman anak Anda. Buatlah mereka senang bermain di rumah Anda. Dengan begitu, teman-teman anak Anda akan mempengaruhi anak Anda agar bertindak sesuai dengan kehendak Anda (Anda Anda Anda). Bagaimana caranya? Belajar!

Sepertinya tiga tips di atas sudah mampu membuat Anda merasa kesal bercampur senang. Jika tidak senang atau kesalpun, ya tidak mengapa, apa urusan Saya?

→ Penulis @Hotlasmora

Labels: , ,

Haruskah Kita Hidup Bersama Junk Food?

Jurnal Fast Food

Haruskah kita hidup bersama junk food? Pertanyaan itu tiba-tiba muncul di benak gue pas lagi nongkrong di salah satu produsen junk food ternama, yaitu McDunal.

Ada kebingungan dalam diri ini, mengapa harus makanan sampah ini yang gue pilih? Mengapa makanan sampah ini juga yang banyak dipilih orang? Dan mengapa kita harus hidup bersama Junk Food?

Kali ini gue bakal membahas bahaya makanan fast food ini, dengan cukup mendalam, tapi tak sedalam jurnal-jurnal anak kuliahan.

Junk Food adalah makanan kurang nutrisi, tidak sehat dan banyak lemak. McDunal, KaFCe, dan Puzza Hat merupakan beberapa produsen makanan sampah tersebut.

Tempat-tempat makan itu sangat digandrungi masyarakat, terutama kaum milenial. Selain karena enak, mungkin tempatnya juga nyaman.

Apalagi di kehidupan perkotaan seperti Jakarta. Hampir setiap 1 kilometer ada KaFCe, McDunal, atau tempat-tempat makan yang segenre dengan mereka.

Jangan-jangan, hal itu juga yang ngebuat gue dan orang-orang harus terbiasa dengan makanan sampah?

Apalagi gue hidup di negara berkembang, Indonesia. Negara yang menjadi incaran produk-produk luar untuk dipengaruhi.

Riset tahun 2015 yang diterbitkan The Lancet dan Lancet Global Health, menunjukkan bahwa masyarakat di negara-negara berkembang mudah dipengaruhi oleh iklan-iklan junk food. Camilan dan soft drink menjadi favorit kita masyarakat berkembang.

Jurnal fast food
Sampah-sampah ini juga berperan merusak bumi

Akibatnya, masyarakat miskin pun bukan semakin membaik malah makin buruk. Padahal, Amerika Serikat sendiri, yang bisa dibilang tuan rumah makanan junk food, malah lebih sehat dibanding Argentina.

Hal ini mengherankan, karena seharusnya masyarakat miskin bisa hidup lebih sehat dengan membeli umbi-umbian ketimbang paket panas. Harga keduanya jelas lebih jauh dan jelas, margin itu dapat menolong kemiskinan mereka.

Balita-balita pun diberi makan junk food.


Gue sering melihat balita-balita makan kentang goreng atau ayam kremes hasil produsen junk food. Orangtuanya menyuapi dengan santai, tanpa khawatir akibatnya.

Mungkin orang tua itu tidak tahu dampaknya, tapi orang-orang di Mesir telah merasakannya. Pertumbuhan balita di sana terhambat akibat minimnya gizi.

(post-ads)

Anak-anak di Brazil, Vietnam, Afrika Selatan, India, Meksiko dan beberapa negara yang dulunya miskin tapi sekarang maju pun banyak yang terlihat kerdil. Kalaupun jadi gendut, itu karena obesitas, bukan sehat.

Bagaimana di Indonesia? 


Mungkin terlalu luas jika gue bahas negara ini, oleh karena itu gue persempit menjadi, bagaimana dengan Jakarta?

Di Jakarta sungguh miris, junk food telah menjadi teman sarapan. Gue pun kadang ikut-ikutan, padahal rasanya tidak enak --Lebih enak bubur kacang hijau atau bubur ayam naik haji.

Padahal menurut survei Qraved kepada 13,890 koresponden, sebanyak 92% orang Jakarta telah sadar akan bahaya junk food. Tapi nyatanya, 52% dari warga Jakarta malah tetap sarapan junk food.

Apa alasannya? Beragam.


Ada yang bilang enak, ada yang beralasan sibuk tidak punya waktu banyak, ada yang bilang praktis.

Yah tidak mudah memang menghindari godaan junk food. Tapi sebaiknya seimbangkan pola makan dengan olahraga rutin, perhatikan cara masak dari junk food yang Anda konsumsi, baca kandungan nutrisi pada kemasan junk food dan atur asupan junk food-nya.

Jadi, haruskah kita hidup bersama junk food? Lebih baik bawa makanan sendiri, atau paling tidak bawa tempat minum seperti gue ini.

Jurnal Fast Food

Pelan-pelan, gue akan meninggalkan kehidupan junk food ini.

Yuk kalian juga! biar kita tidak jadi negara berkembang yang "bodoh", mudah diakal-akali produsen junk food. Sekian jurnal fast food ini, eh artikel ini, semoga kalian dapat tercerahkan agar tidak sering mengonsumsi makanan siap saji.

*Artikel ini sudah terbit sebelumnya di hotlasmore.id


→ Penulis @Hotlasmora

Labels: , ,

Saturday, June 22, 2019

"Nebus Dosa" dengan Bantuan Alfatrex

Berbagi adalah cara sederhana menunjukkan kasih sayang. Berbagi sapa, berbagi senyum, berbagi makanan, dan banyak lagi yang bisa dilakukan dari berbagi.

Dengan berbagi, hubungan antar insan akan semakin erat. Emosi akan semakin terasa dan rasa bahagia dapat terpancar dengan baiknya.

Beberapa waktu lalu, gue lagi ingin-inginnya berbagi, terutama buat keponakan gue yang di Medan. Dia baru usia 6 tahun dan segera menikmati bangku sekolah.

Sebagai penyemangat sekaligus "penebusan dosa" gue karena jarang perhatian ke doi. Kali ini gue ingin beliin dia mainan mobil dan alat menggambar, karena gue ingin dia jadi lelaki tangguh, cerdas, dan kreatif.

Siapa yang tahu, dia bisa seperti Elon Musk? Yang membuat banyak perusahaan besar, seperti Tesla, Paypal, OpenAI, dan lain-lain. Semua perusahaan itu tak akan bisa terbentuk tanpa kecerdasan, ketahanan, dan kreativitas.

Jadi menurut gue, mainan, kertas gambar, dan alat gambar adalah permulaan yang baik untuk keponakan lelakiku.

Tapi...


Namanya hidup pasti ada masalah, saat ingin berbagi ini, waktu yang gue punya nggak seberapa. Setiap hari, gue panik dikejar-kejar deadline kerjaan. Target, target, dan target.

Maka gue butuh tempat yang menyediakan barang-barang yang gue butuh sekaligus pengirimannya. Terpikirlah Alfatrex!



Tahun lalu gue pernah datang ke launching acara ini dan gue kagum dengan konsep yang mereka berikan. Baca di sini: Logistik dan e-Commerce Berjodoh lewat Alfatrex

Mengapa Alfatrex mengagumkan?


Pertama, menjawab permasalahan logistik di Indonesia. Indonesia begitu rumit, karena banyak pulau dan tempat yang masih belum terjangkau.

Dengan adanya Alfatrex, rumah mereka yang sulit dijangkau dapat terjangkau dengan adanya Alfatrex. Yaitu dengan cara mengirim dari Alfamart ke Alfamart terdekat dari lokasi si penerima.

Kedua, efektif, karena barang-barang dan logistik ada di satu tempat. Jadi, sehabis belanja barang-barang yang ingin dikirim ke penerima, kamu bisa langsung kirim via Alfatrex.

Cara Pakai Aplikasi Alfatrex?


1. Buka Aplikasi Alfatrex


2. Klik Kirim Sekarang



3. Pilih Serivce Pengiriman




4. Ada Pilihan Produk Pengiriman




5. Setelah itu muncul harga dan kode booking



Kode booking inilah yang ditujukan ke kasir Alfatrex. Nantinya, kasir akan men-scan barcode kode booking tersebut dan meminta barang yang akan dikirim untuk dicek apakah sesuai data yang kamu berikan.

Setelah itu, kamu wajib membayar dan bisa mengecek status pengirimannya via aplikasi Alfatrex.

Download Aplikasinya di sini:
Nah begitulah caranya pakai Alfatrex

Kembali ke Cerita Gue


Jadi, gue pun beli langsung pergi ke Alfamart terdekat dari lokasi gue berada, yaitu di Kramat Jati.

Gue pun membeli barang-barang yang tadi gue sebutkan untuk dibungkus ke dalam amplop. Amplopnya yang besar, berukuran kertas folio, sehingga muat untuk mainan dan alat menggambar.

Saat itu modal gue cuma Rp50,000, tapi sudah dapat dua barang keren!

1. Cars Colouring Rp19,900



2. HW Monster Jam Rp39,900



= Berarti totalnya, Rp59,800 ditambah pajak jadi genap Rp60,000. =

Sempet panik donk gue karena kurang Rp10,000. Eh gue lirik ke layar pembayaran, ternyata dapat diskon Rp10,000. Wah, pas mantab!

Setelah bayar, gue pun langsung taro mainan dan alat mewarnai tadi ke amplop. Setelah itu ke aplikasi Alfatrex untuk mengisi data dan mendapatkan kode booking, setelah itu menyerahkannya ke kasir.

Total biaya yang harus gue bayar Rp36,200. Namun kebetulan gue dibisikin Alfamart buat pake kode voucher: kirimpaketdialfamart.

Dapet potongan lagi donk gue Rp20,000. Jadi sisa yang gue bayar cuma Rp16,200. Mantab.

Sudah simple, murah lagi. Terimakasih banyaklah Alfamart dan Alfatrex-nya! Gokil!

Itulah sekian cerita gue soal berbagi mudah lewat Alfatrex. Jadi nggak merasa terlalu berdosa gue sebagai paman (tulang) karena jarang beliin mainan ke keponakan-ponakannya.

Yuk berbagi dengan Alfatrex berbagi! #kirimpaketsambilbelanja #alfatrex

Update Pengiriman



Setelah 2 hari, yaitu dari tanggal 22 Juni sampai 24 Juni, rupanya barang yang gue kirim sudah sampai. Padahal, gue cuma pakai paket REG (Reguler), yang rata-rata di logistik lain bisa sampai 7 hari baru sampai.

Ini bukti-buktinya:
















Sebelumnya 

Kegiatan Corporate Social Responsibility yang digelar Alfatrex bertema “Serentak Berbagi” di berbagai cabang di seluruh Indonesia. ( Foto: dok Beritasatu)


Dalam rangka memperingati bulan suci Ramadhan 1440 H yang juga bertepatan dengan hari jadi Alfatrex yang pertama, anak perusahaan Alfamart Group ini menggelar kegiatan Corporate Social Responsibilty (CSR) dengan tema “Serentak Berbagi”.

Kegiatan berbagi paket sembako untuk panti asuhan ini dilakukan secara serentak di 11 cabang Alfatrex, mulai dari wilayah Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya hingga Kota Medan.

“Hidup adalah bukan dari yang kita dapatkan tapi dari apa yang diberikan. Inilah alasan kami menggelar kegiatan CSR Alfatrex serentak berbagi. Ini sebagai rasa syukur kami serta semangat berbagi kepada sesama di bulan ramadan,” terang Marketing Manager Alfatrex, Ferdian Hadi Putra, ketika memberikan keterangan pers di Alfa Tower Alam Sutera, Jumat (24/5).

Untuk mensimulasikan berbagi paket sembako bagi panti asuhan yang digagas Alfatrex ini, pada tanggal 24 Mei 2019, secara serentak dilakukan pembelian paket sembako di toko Alfamart oleh manajemen Alfatrex dan para jurnalis.

Setelah itu, paket sembako yang dipilih saat itu juga langsung didistribusikan ke panti asuhan yang menjadi tujuan program. Penyaluran paket sembako langsung dilakukan oleh tim Alfatrex yang memang bergerak di jasa ekspedisi.

“Kita ingin memperlihatkan kemudahaan pengiriman barang yang digagas Alfatrex. Termasuk di bulan ramadan ini, ketika misalnya kita ingin membantu sesama yang membutuhkan dengan berbagi paket sembako. Harapannya, tentu saja, dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dan juga mendapatkan keberkahan bagi perusahaan yang baru setahun berdiri,” pungkas Ferdian.


Labels: , ,